Buku ini ditulis oleh Dr. Ir. Aceng Abdul Hamid, S.T., M.M.
Banyak orang percaya bahwa selama mereka menjadi orang baik, hidup akan berjalan aman dan jauh dari masalah hukum. Namun kenyataannya, dunia modern tidak selalu bekerja sesederhana itu. Di era digital, seseorang dapat menghadapi persoalan serius bukan karena berniat melakukan kejahatan, melainkan karena terlalu percaya, terlalu mudah membantu, terlalu cepat bereaksi, atau kurang memahami risiko dari tindakan yang dianggap biasa.
Buku ini mengupas berbagai situasi nyata yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari: meminjamkan rekening bank, memberikan akses akun digital, menjadi direktur atau komisaris “pinjaman nama”, menyebarkan informasi di grup WhatsApp, menggunakan layanan pinjaman online, membagikan data pribadi, hingga terjebak dalam budaya viral dan manipulasi media sosial. Semua tindakan yang tampak sederhana tersebut dapat meninggalkan jejak digital, konsekuensi hukum, serta dampak sosial yang besar. Karya ini merupakan panduan kesadaran hidup di era digital. Dengan pendekatan yang ringan, komunikatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat umum, buku ini mengajak pembaca untuk membangun kebiasaan berpikir kritis, berhenti sejenak sebelum bertindak, serta memahami bahwa perlindungan diri tidak hanya dimulai dari niat baik, tetapi juga dari kemampuan mengenali risiko.
Buku ini cocok dibaca oleh mahasiswa, pekerja, pelaku usaha, pengguna media sosial, orang tua, maupun masyarakat umum yang ingin memahami berbagai risiko tersembunyi di balik kehidupan digital modern dan belajar menjadi pribadi yang lebih waspada tanpa kehilangan nilai-nilai kebaikan.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-7717-30-6 |
| Penulis | Dr. Ir. Aceng Abdul Hamid, S.T., M.M. |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M, C.Ed |
| Penyunting | Geni Pelindia, S.E |
| Desain Sampul & Tata Letak | Diana Fitri, S.Ds. |
| Penerbit | CV. NULIS HEMAT INDONESIA |
| Kategori | Sosial |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.