Buku ini ditulis oleh Andi Ikbal Malik
Kecerdasan buatan telah melampaui batas fungsi; ia kini meniru kesadaran, merespons nilai, bahkan berbicara tentang kebenaran. Di tengah arus ini, muncul pertanyaan mendasar: apa arti menjadi manusia beriman di dunia yang dikelilingi mesin?
Buku ini bukan sekadar tentang teknologi, tetapi tentang makna, tentang ruh yang tak bisa direduksi menjadi data. Melalui refleksi Islam yang mendalam, ia mengajak kita mempertanyakan: bagaimana menjaga keikhlasan, adab, dan hubungan dengan Tuhan di era otomatisasi.
Spiritualitas, dalam dunia yang terus dipercepat oleh algoritma, justru menjadi penanda jati diri. Dan di sinilah kita diajak Kembali untuk menjadi manusia seutuhnya, bukan sekadar pengguna teknologi, tetapi penjaga makna.
Sebuah bacaan yang relevan bagi siapa pun yang ingin tetap menjadi manusia seutuhnya—cerdas secara intelektual, namun tetap hidup secara spiritual—di tengah arus zaman yang terus bergerak cepat.
| Detail Buku | |
|---|---|
| ISBN | 978-634-7444-66-0 |
| Penulis | Andi Ikbal Malik |
| Editor | Weni Yuliani, S.Si., M.M, C.Ed |
| Penyunting | Geni Pelindia, S.E |
| Desain Sampul & Tata Letak | Diana Fitri, S.Ds. |
| Penerbit | CV. NULIS HEMAT INDONESIA |
| Kategori | Agama |
| Tahun Terbit | 2026 |







Ulasan
Belum ada ulasan.